Navajo Indians
Indonesia Media
Kata “Navajo” pada mulanya berasal dari rangkaian kata “Tewa Navahu” yang berarti tanah garapan yang subur. Sejak tahun 1500-an suku Navajo Indian ini kebanyakan bermukim di negara bagian New Mexico dan Arizona. Mereka berdagang hasil tanaman jagung dan hasil tenunan yang mereka buat menjadi selimut dan oleh mereka diperdagangkan secara barter dengan daging lembu dan berbagai bahan-bahan yang mereka butuhkan dalam membikin alat yang dapat dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan dalam pembuatan senjata untuk berburu. Suku Navajo Indian merupakan suku yang terbesar dengan populasi sekitar 250,000 orang dan terdapat di daerah disebelah bagian tenggara Amerika yang mencakup beberapa negara bagian.
Bentuk dari permukiman mereka sangat sederhana dan rumah-rumah mereka hanya terbuat dari bahan lumpur, batangan dan kulit kayu. Rumah mereka dikenal dengan sebutan “Hogan” dengan pintu menghadap ke timur agar dapat menerima banyak sinar matahari. Suku ini juga terkenal akan hasil kerajinan tangan dan barang-barang perhiasan mereka.
Mereka memiliki sistim politik yang sangat mejelimet. Setiap 4 tahun sekali Navajo Indian memilih 5 orang wakil mereka dari sejumlah 88 orang perwakilan di 110 wilayah pemilihan. Mereka menempatkan wakil-wakil mereka dalam badan-badan eksekutif dan judisial yang memiliki wewenang sangat besar dalam mengajukan hukum ketatanegaraan mereka kepada Menteri Dalam Negeri untuk disetujui sebagai undang-undang.
Navajo Indian seperti juga suku-suku Indian lainnya tidak menginginkan terlalu banyak campur tangan dari pemerintah atas perjanjian-perjanjian yang mereka buat.
Pernah diceritakan bahwa Navajo Indian ini dikenal atas peran mereka dalam memenangkan perang Iwo Jima. Waktu itu tentara Amerika sangat membutuhkan suatu bahasa yang akan mereka pergunakan sebagai bahasa sandi. Tentara Amerika tersebut kemudian merekrut suku Navajo Indian dan menggunakan bahasanya sebagai bahasa sandi dalam komunikasi mereka guna menghindari deteksi dari tentara Jepang. Dan ternyata usaha ini sangat membantu Amerika dalam memenangkan perang melawan Jepang.
Suku Navajo Indian mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam memperjuangkan hak-hak asasi suku Native American lainnya. Ini dikarenakan jumlah populasi mereka yang cukup besar dan suara mereka yang vocal. Pada umumnya suku American Indian banyak menerima perlakuan yang sangat buruk di abad ke-19 dan walaupun kejadian tersebut telah lama berlalu penderitaan tersebut masih saja membekas di hati mereka. Dan Navajo Indian sangat aktif dalam melindungi dan membela hak-hak mereka dalam bermasyarakat.
Bangsa Spanyol dan Meksiko mulai mengambil tindakan yang keras terhadap Navajo Indian karena menyerang kamp-kamp mereka. Mereka mengirimkan tentara guna mengintimidasi suku Navajo Indian tersebut dan sekitar dua per tiga dari jumlah suku ini menyerah dan pindah ke daerah lain termasuk ke negara bagian Utah.
Bagi yang menolak menyerah mereka bersembunyi di daerah pergunungan guna menghindari penangkapan. Pada akhirnya Navajo Indian ditempatkan di permukiman Indian Reservation di Fort Sumter dalam tahun 1800 dimana mereka mulai beternak domba.Pada saat ini populasi Navajo Indian masih tergolong suatu suku bangsa yang kuat.
Walaupun generasi muda mereka sekarang mulai menemukan identitas dan jati diri mereka sendiri mereka masih mengadakan hubungan yang sangat dekat dengan keluarga dan keturunan mereka. Suku Navajo Indian merupakan suku yang memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap Native Americans lainnya dan sejarah dan tradisi mereka diteruskan dalam beberapa generasi.
|